MULA-MULA
Hai, saya Berelian Felicia Purnomo yang kerap dipanggil dengan Bellen. Melukis merupakan kesenanganku sedari kecil. Aku dikenalkan kuas, kanvas, dan cat saat usiaku 3 tahun. Aku masih mengingat jelas saat itu aku membuat lukisan pertamaku yaitu sebuah pemandangan hutan yang ditengahnya dibelah sebuah jalan tanah berbatu dengan nuansa biru dan hijau. Saya masih mengingat bagaimana jariku begitu kaku memegang tangkai kuas dengan goresan yang terlihat sedikit kaku.
Sejak kecil, saya telah memiliki minat yang besar terhadap dunia seni, terutama melukis. Saya masih ingat dengan jelas saat pertama kali memegang kuas dan mengguratkan warna-warna cerah di atas kertas. Saat itu, saya mungkin belum tahu teknik atau aturan dalam melukis, tetapi perasaan bebas dan bahagia yang saya rasakan saat melukis adalah sesuatu yang tidak pernah hilang hingga sekarang.
Di masa kecil, saya sering menghabiskan waktu berjam-jam menggambar apa saja yang terlintas di pikiran. Dinding rumah, buku pelajaran, bahkan kain bekas menjadi kanvas bagi imajinasi saya. Orang tua saya, meski kadang harus merelakan dinding penuh coretan, selalu mendukung kecintaan saya pada seni. Mereka memberikan saya perlengkapan melukis pertama, berupa set cat air sederhana dan beberapa kertas gambar. Dukungan itu menjadi awal dari perjalanan panjang saya dalam dunia seni lukis.
Seiring berjalannya waktu, saya mulai belajar lebih banyak tentang teknik melukis. Saya mencoba berbagai medium, mulai dari pensil, cat air, hingga cat minyak. Setiap medium memiliki tantangan dan keunikan tersendiri, yang membuat saya semakin tertarik untuk terus belajar. Saya juga mengikuti berbagai workshop dan pelatihan, di mana saya bertemu dengan banyak seniman lain yang menginspirasi dan memberikan wawasan baru.
Saat remaja, saya mulai berani mengikuti pameran seni. Awalnya, karya-karya saya hanya dipajang di acara sekolah atau komunitas lokal. Namun, lambat laun, saya mendapatkan kesempatan untuk berpartisipasi dalam pameran yang lebih besar. Pengalaman ini tidak hanya memberikan kebanggaan, tetapi juga memperluas jaringan saya dalam dunia seni.
Kini, saya telah memiliki koleksi lukisan yang cukup banyak, masing-masing dengan cerita dan emosi yang berbeda. Beberapa di antaranya menggambarkan keindahan alam, seperti pemandangan gunung dan laut, sementara yang lain adalah potret kehidupan sehari-hari. Ada juga karya abstrak yang lahir dari refleksi dan perasaan mendalam.
Melukis bukan hanya hobi bagi saya; ini adalah bagian dari identitas saya. Setiap kali saya melukis, saya merasa seperti sedang menyalurkan energi dan pikiran saya ke dalam bentuk visual. Proses ini memberikan ketenangan dan kebahagiaan yang sulit dijelaskan dengan kata-kata.
Melihat kembali perjalanan ini, saya merasa bersyukur karena bisa terus melukis hingga sekarang. Seni telah membawa saya ke tempat-tempat yang tidak pernah saya bayangkan sebelumnya, baik secara fisik maupun emosional. Saya berharap, melalui lukisan-lukisan saya, orang lain juga dapat merasakan keindahan dan makna yang ingin saya sampaikan.

0 Komentar